MENGGALI MANFAAT SENAM KEGEL

28 Feb


Selain mudah, tanpa alat khusus, bisa dilakukan kapan dan di mana saja, manfaatnya amat banyak. Termasuk meningkatkan kemauan dan kemampuan seks.

Banyak yang menduga, senam yang ditemukan Arnold H. Kegel dari Jerman ini, cuma pas buat ibu-ibu yang pernah atau sering melahirkan. Padahal, seperti dituturkan dr. Sadoso, Sumosardjuno SpKO, senam ini amat banyak manfaatnya dan bisa dilakukan kaum Adam pula. Termasuk mereka yang sudah merasa dirinya bugar karena rajin berolahraga.

Pasalnya, lanjut Manager Pusat Uji Kesehatan Manggala Wanabakti, Jakarta ini, kendati kondisi tubuh sudah bugar, saat berolahraga, otot-otot dasar panggul ternyata tidak ikut berkontraksi. “Jadi, senam aerobik, bulutangkis, golf, atau tenis, tak bisa menjamin kebugaran seseorang untuk beraktivitas seksual. Soalnya, kegiatan yang satu ini justru menuntut kekuatan sekaligus kelenturan otot-otot dasar panggul.”

EJAKULASI DINI

Dengan kata lain, senam Kegel tetap perlu. Toh, untuk itu juga tak diperlukan waktu khusus. Bisa di mobil dalam perjalanan ke kantor, saat bekerja, sambil menonton teve, bahkan sambil gosok gigi! Tak usah khawatir ditertawakan orang, karena bersenam sambil kerja di kantor. Dijamin tak ada yang tahu bahwa kita tengah mengasah kelenturan dan kekuatan otot-otot dasar panggul.

Otot-otot daerah panggul, kata Sadoso, makin lama cenderung kian lemah. “Dampaknya bisa macam-macam. Antara lain inkontinensia urine, di mana yang bersangkutan jadi gampang ngompol. Memang, sih, otot-otot dasar panggul wanita lebih rentan. Apalagi yang sudah melahirkan. Tapi kaum pria, terutama yang mulai menua, juga bisa mengalaminya.”

Dampak lain adalah pada kehidupan seksual. Pada wanita, contohnya, jadi sulit mencapai orgasme dan pria bisa mengalami ejakulasi dini. “Tentu saja, susah orgasme dan ejakulasi dini bukan semata karena otot dasar panggul melemah. Tapi setidaknya bisa diminimalkan dengan senam Kegel agar kehidupan seksnya prima,” jelas Sadoso.

GERAKAN MUDAH

Nah, agar manfaat senam Kegel ini bisa maksimal, yang bersangkutan harus tahu, seberapa takaran senam yang perlu dilakukan dan tingkat kemahirannya melakukan gerakan-gerakan senam itu.

Artinya, untuk pemula, misalnya, tentu tak bisa memaksa diri berlatih seberat dan sebanyak porsi mereka yang sudah terlatih. Apalagi, ungkap Sadoso, otot-otot dasar panggul tergolong otot-otot yang tipis dan kecil, hingga lekas mengalami keletihan.

Sebab itulah, senam ini harus dilakukan secara bertahap. Mula-mula 1-2 detik, meningkat 3-4 detik, hingga tenggang waktunya semakin lama menjadi 15 detik, misalnya. Gerakannya pun mudah. “Lakukan kontraksi sedemikian rupa otot-otot dasar panggul yang terletak di antara sekitar anus, vagina/penis, dan uretra (kandung kemih) selama 1-2 detik. Kemudian lepaskan, lalu kontraksikan, lepaskan, dan kontraksikan kembali. Begitu seterusnya.”

Persisnya, lanjut Sadoso, seperti saat kita tengah berusaha memutus aliran kencing yang tengah memancar kemudian lepaskan lagi agar aliran mengalir seperti semula. “Tapi tak dianjurkan dilakukan saat sedang BAK karena dikhawatirkan bisa merusak kebiasaan BAK dan akhirnya berdampak buruk pada kesehatan.”

Agar lebih gampang, latihan bisa dibagi menjadi set per set, masing-masing berisi lima kali kontraksi. Lakukan secara bertahap pula, dari 5 kontraksi meningkat jadi 10, kemudian 15, dan seterusnya. Dengan berjalannya waktu, diharapkan dalam sehari yang bersangkutan bisa melakukan 60-100 kali kontraksi.

Sedangkan mengenai posisi, terang Sadoso, latihan Kegel bisa saja dilakukan sambil duduk atau berdiri dengan kaki rapat maupun terbuka. Hanya saja untuk pemula amat disarankan mengambil sikap duduk. Kalaupun berdiri, sebaiknya dengan kaki rapat. Sebab, bila kaki dalam keadaan terbuka, otot-otot dasar panggul sudah dalam kondisi meregang sehingga porsi latihan dengan posisi itu sudah terbilang berat untuk pemula.

Lain halnya kalau sudah terlatih. Posisi kaki bisa dilebarkan sedikit demi sedikit sambil menambah porsi latihannya, sekaligus memperpanjang waktu menahan kontraksi. Semisal yang semula hanya 1-2 detik, kini cobalah lakukan minimal 10 detik. Kendati sudah mencapai tingkat mahir, latihan Kegel tetap harus dilakukan. “Kalau tak dilatih secara kontinyu, kelenturan dan kekuatannya akan hilang lagi.”

EREKSI LEBIH LAMA

Sayangnya, lanjut Sadoso, meski di berbagai textbook sudah banyak disebut senam ini amat bermanfaat, selama ini orang terkesan agak mengabaikannya. Padahal mudah dan murah. Mereka baru menaruh peduli kalau sudah mengalami hal-hal tak enak di seputar daerah panggul. Untuk penderita ejakulasi dini, contohnya, lewat latihan Kegel diharapkan ereksi bisa lebih lama lantaran otot-otot dasar panggul yang mencengkeram penisnya jadi lebih kuat.

“Meski tak ada patokan waktu untuk memulai latihan, sebaiknya, sih jangan hanya menunggu saat ada keluhan. Kalau sudah sering mengompol atau terkencing-kencing baru mulai latihan, ya, repot, dong. Kendati tak ada kata terlambat, namun untuk mendapat hasil optimal pasti perlu waktu lebih lama.” Latihannya juga bisa kapan saja, sebelum atau sesudah makan maupun menjelang tidur.

Berbeda dengan latihan olahraga lain yang mengenal overtrained bila dilakukan setiap hari, senam Kegel tak memunculkan dampak buruk apa pun meski porsinya mungkin berlebih. Jangan khawatir hanya gara-gara kelewat rajin latihan Kegel ini lantas keluarnya air kencing jadi terganggu, semisal tertahan-tahan. “Lo, yang mengatur mekanisme aliran kencing, ada di pusat saraf. Latihan Kegel, kan, hanya mengecilkan sekaligus menguatkan otot melingkar yang mencengkeram anus, penis/vagina, dan kandung kemih. Dijamin tak akan mampet. Paling-paling cuma rasa kemeng di sekitar daerah tersebut yang sama sekali tak berbahaya.” Justru rasa pegal semacam itulah yang bisa dijadikan salah satu tanda bahwa porsi latihan yang dilakukan sudah cukup.

TANDA KHUSUS

Pada dasarnya, kata Sadoso, kebugaran tubuh secara umum sangat mendukung seseorang mendapat kebugaran seksual. Mereka yang berolahraga secara teratur, kadar hormon-hormon yang berkaitan dengan kehidupan seksualnya pasti mengalami peningkatan. Alhasil, meningkat pula kemauan dan kemampuan seksualnya.

Latihan Kegel ini tidak seperti latihan-latihan lain yang tak dianjurkan untuk dilakukan setiap hari dengan pertimbangan otot-otot besar yang digunakan untuk latihan-latihan tadi memerlukan waktu pemulihan 48 jam. Sedangkan otot-otot kecil waktu pemulihannya cukup bervariasi. Ada yang butuh waktu 24 jam, ada pula yang cuma 12 jam, 8 jam, bahkan 6 jam. Semakin tipis dan kecil otot-otot tadi, semakin cepat pula pemulihannya.

Nah, otot-otot dasar panggul termasuk kelompok otot yang kecil-kecil dan tipis. Hingga tak perlu diistirahatkan seharian, misalnya, atau dilakukan berselang-seling.

Menurut Sadoso, keuntungan latihan Kegel ini akan terlihat dan dirasakan benar manfaatnya bila sudah dilakukan minimal setahun secara kontinyu. Bila dalam jangka waktu itu tidak ada kemajuan apa-apa, harus minta bantuan ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan guna menguatkan otot-ototnya. “Jadi, jangan cepat putus asa. Apalagi bila latihannya baru beberapa kali.”

Sayangnya, menurut pengalaman banyak orang, latihan Kegel ini tak dilakukan optimal semata-mata karena lupa. Untuk mengatasinya, beri tanda tertentu. Semisal dengan menempel lingkaran merah di tempat tertentu yang mudah dilihat. Setiap kali melihat tanda itu, kita jadi langsung mengasosiasikannya dengan latihan Kegel.

Senam Seks? Boleh Saja!

Senam seks seperti yang kini banyak ditawarkan sanggar senam, kata Sadoso, boleh-boleh saja diikuti. “Itu, kan, cuma strategi pemasaran dan pintar-pintarnya mereka menjual dagangan. Sengaja dibikin nama bombastis supaya punya daya tarik yang kuat alias laku keras bila dibisniskan. Termasuk bikin video dan buku.”

Apa pun bentuknya, semua olahraga pada dasarnya akan meningkatkan kemauan dan kemampuan seksual seseorang. Bukankah kemampuan seksual seseorang sangat tergantung dari tingkat kebugaran tubuhnya? Mereka yang loyo, contohnya, pasti saat melakukan aktivitas seksual tidak semampu mereka yang memiliki kebugaran prima. Kalaupun mampu, paling pas-pasan saja. Sebab itulah, kebugaran tubuh perlu dijaga lewat olahraga, dilengkapi latihan yang memberi manfaat khusus. Baik senam Kegel maupun senam seks yang diformulasikan untuk menguatkan otot-otot paha, panggul, dan pinggul.Nah, sudah siap melakukan senam Kegel?

Th. Puspayanti/tabloid nakita/Rubrik Seksologi/edisi 133/30 September 2001

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: